Minggu, 17 April 2016

Shooter (Resensi Film)



 

Distributed by             : Paramount Pictures

Release date                : March 23, 2007 (2007-03-23)

Running time              : 125 minutes

Country                       : United States

Language                    : English

Budget                         : $61,000,000[1]

Gross revenue             : $95,696,996


Sinopsis Film Shooter - Shooter ini adalah film asal Amerika yang dirilis pada tahun 2007 lalu, film ini bergenre aksi thriller yang disutradarai oleh Antoine Fuqua dan ditulis oleh Jonathan Lemkin. Film ini berasal dari sebuah novel yang ditulis oleh Stephen Hunter yang berjudul Point of Impact. Film Shooter ini dibintangi oleh Mark Wahlberg, Michael Pena, Danny Glover, Kate Mara, Ned Beatty, Elias Koteas, Rhona Mitra, Jonathan Walker dan Justin Louis.


Sinopsis Film Shooter ini mengisahkan Bob Lee Swagger (Mark Wahlberg) yang merupakan mantan seorang penembak jitu. I terpaksa harus pensiun dini karena ia merasa gagal melindungi teman baiknya di dalam misi terakhirnya. Swagger yang tinggal didesa kecil itu pun didatangi oleh agen FBI untuk menjalankan misis rahasia.


Misi rahasia tersebut berkaitan tentang penjagaan Presiden Amerika Serikat dalam sebuah konfrensi terbuka, ia yang pada walnya menolak tawaran tersebut pun akhirnya setuju untuk ikut dalam misi yang dikepalai oleh FBI.

Akan tetapi keputusannya untuk ikut dalam misi tersebut menjadi buah simalakama bagi dirinya, ia dituduh sebagai pembunuh Uskup Agung asal Ethiopia. Swagger yang mengetahui kalau dirinya dijebak pun melarikan diri akan tetapi ia sempat tertembak dibagian bahu 2 kali yang membuat dirinya dalam keadaan sekarat.

Dalam keadaan tersebut pun ia melarikan diri ke tempat mantan istri sahabat baiknya yang membantunya melakukan jahitan atas luka tembaknya. Setelah pulih dari luka tembak yang ia terima pun, Swagger langsung menyusun rencana balas dendam dan mencari tahu siapa dalang atas konspirasi ini.

Minggu, 27 Maret 2016

Sejarah

Definisi sejarah

Pengertian sejarah - definisi sejarah menurut para ahli

Pengertian sejarah -  Sejarah merupakan kejadian masa lampau  yang tak boleh kita lupakan, karena tanpa adanya sejarah kita tidak akan ada pada zaman seperti sekarang ini. Oleh karena itu disini akan dibagikan sedikit  informasi tentang pengertian sejarah.

Pengertian Sejarah Menurut para Ahli

 Patrick Gardiner
Sejarah adalah ilmu yang mempelajari apa yang telah diperbuat oleh manusia.

Roeslan Abdulgani
Ilmu sejarah adalah salah satu cabang ilmu pengetahuan yang meneliti dan menyelidiki secara sistematis keseluruhan perkembangan masyarakat serta kemanusiaan di masa lampau beserta kejadian-kejadian dengan maksud untuk kemudian menilai secara kritis seluruh hasil penelitiannya tersebut, untuk selanjutnya dijadikan perbendaharaan pedoman bagi penilaian dan penentuan keadaan sekarang serta arah proses masa depan.

Moh. Yamin
Sejarah adalah suatu ilmu pengetahuan yang disusun atas hasil penyelidikan beberapa peristiwa yang dapat dibuktikan dengan bahan kenyataan.

Ibnu Khaldun (1332-1406)
Sejarah didefinisikan sebagai catatan tentang masyarakat umum manusia atau peradaban manusia yang terjadi pada watak/sifat masyarakat itu.

J.V. Bryce
Sejarah adalah catatan dari apa yang telah dipikirkan, dikatakan, dan diperbuat oleh manusia.

W.H. Walsh
Sejarah itu menitikberatkan pada pencatatan yang berarti dan penting saja bagi manusia. Catatan itu meliputi tindakan-tindakan dan pengalaman-pengalaman manusia di masa lampau pada hal-hal yang penting sehingga merupakan cerita yang berarti.

Moh. Ali
Moh. Ali dalam bukunya Pengantar Ilmu Sejarah Indonesia, mempertegas pengertian sejarah sebagai berikut:

Jumlah perubahan-perubahan, kejadian atau peristiwa dalam kenyataan di sekitar kita.
Cerita tentang perubahan-perubahan, kejadian, atau peristiwa dalam kenyataan di sekitar kita.
Ilmu yang bertugas menyelidiki perubahan-perubahan, kejadian, dan atau peristiwa dalam kenyataan di sekitar kita

Dari beberapa uraian di atas dibuat kesimpulan sederhana bahwa sejarah adalah suatu ilmu pengetahuan yang mempelajari segala peristiwa atau kejadian yang telah terjadi pada masa lampau dalam kehidupan umat manusia. Dalam kehidupan manusia, peristiwa sejarah merupakan suatu peristiwa yang abadi, unik, dan penting.

Peristiwa yang abadi
Peristiwa sejarah tidak berubah-ubah dan tetap dikenang sepanjang masa.
Peristiwa yang unik
Peristiwa sejarah hanya terjadi satu kali dan tidak pernah terulang persis sama untuk kedua kalinya.
Peristiwa yang penting
Peristiwa sejarah mempunyai arti dalam menentukan kehidupan orang banyak.

Pengertian Sejarah Secara Etimologi

Kata sejarah secara harafiah berasal dari kata Arab (شجرة: šajaratun) yang artinya pohon. Dalam bahasa Arab sendiri, sejarah disebut tarikh (تاريخ ). Adapun kata tarikh dalam bahasa Indonesia artinya kurang lebih adalah waktu atau penanggalan. Kata Sejarah lebih dekat pada bahasa Yunani yaitu historia yang berarti ilmu atau orang pandai. Kemudian dalam bahasa Inggris menjadi history, yang berarti masa lalu manusia. Kata lain yang mendekati acuan tersebut adalah Geschichte yang berarti sudah terjadi.

Dalam istilah bahasa-bahasa Eropa, asal-muasal istilah sejarah yang dipakai dalam literatur bahasa Indonesia itu terdapat beberapa variasi, meskipun begitu, banyak yang mengakui bahwa istilah sejarah berasal-muasal,dalam bahasa Yunani historia. Dalam bahasa Inggris dikenal dengan history, bahasa Prancis historie, bahasa Italia storia, bahasa Jerman geschichte, yang berarti yang terjadi, dan bahasa Belanda dikenal gescheiedenis.
Melihat pada makna secara kebahasaan dari berbagai bahasa di atas dapat ditegaskan bahwa pengertian sejarah menyangkut dengan waktu dan peristiwa. Oleh karena itu masalah waktu penting dalam memahami satu peristiwa, maka para sejarawan cenderung mengatasi masalah ini dengan membuat periodisasi.

Bunyi, Rima dan Irama pada Puisi

Pengertian Bunyi, Rima dan Irama pada Puisi

Bunyi dibentuk oleh rima dan irama.
Rima (persajakan) adalah bunyi-bunyi yang ditimbulkan oleh huruf atau kata-kata dalam larik dan bait atau persamaam bunyi dalam puisi.
Sedangkan irama (ritme) adalah pergantian tinggi rendah, panjang pendek, dan keras lembut ucapan bunyi. Timbulnya irama disebabkan oleh perulangan bunyi secara berturut-turut dan bervariasi (misalnya karena adanya rima, perulangan kata, perulangan bait), tekanan-tekanan kata yang bergantian keras lemahnya (karena sifat-sifat konsonan dan vokal), atau panjang pendek kata.
Pengertian Bunyi, Rima dan Irama pada Puisi
 Dalam puisi bunyi bersifat estetik, merupakan unsur puisi untuk mendapatkan keindahan dan tenaga ekspresif.
Bunyi ini erat hubungannya dengan anasir-anasir musik, misalnya : lagu, melodi, irama, dan sebagainya.
Bunyi di samping hiasan dalam puisi, juga mempunyai tugas yang lebih penting lagi, yaitu untuk memperdalam ucapan, menimbulkan rasa, dan menimbulkan bayangan angan yang jelas ; menimbulkan suasana yang khusus dan sebagainya.
Dari sini dapat dipahami bahwa rima adalah salah satu unsur pembentuk irama, namun irama tidak hanya dibentuk oleh rima. Baik rima maupun irama inilah yang menciptakan efek musikalisasi pada puisi, yang membuat puisi menjadi indah dan enak didengar meskipun tanpa dilagukan.

Jenis- jenis Rima
Rima sempurna, yaitu persama bunyi pada suku-suku kata terakhir.
Rima tak sempurna, yaitu persamaan bunyi yang terdapat pada sebagian suku kata terakhir.
Rima mutlak, yaitu persamaan bunyi yang terdapat pada dua kata atau lebih secara mutlak (suku kata sebunyi)
Rima terbuka, yaitu persamaan bunyi yang terdapat pada suku akhir terbuka atau dengan vokal sama.
Rima tertutup, yaitu persamaan bunyi yang terdapat pada suku kata tertutup (konsonan).
Rima aliterasi, yaitu persamaan bunyi yang terdapat pada bunyi awal kata pada baris yang sama atau baris yang berlainan.
Rima asonansi, yaitu persamaan bunyi yang terdapat pada asonansi vokal tengah kata.
Rima disonansi, yaitu persamaan bunyi yang terdapaat pada huruf-huruf mati/konsonan.
Macam Ragam Bunyi
Ragam bunyi cacophony
Bunyi cachophony dapat dipakai untuk menciptakan suasana-suasana ketertekanan, keterasingan, kesedihan, syahdu, suram, haru, pilu, dan sbagainya. Secara visual ragam bunyi ini banyak memakai konsonan /b/, /p/, /m/, /k/, /h/, /p/, /t/, /s/, /r/, /ng/, /ny/
Ragam bunyi euphony.
Bunyi euphony dipakai untuk menghadirkan suasana keriangan, semangat, gerak, vitalitas hidup, kegembiraan, keberanian dan sebagainya. Secara visual ragam euphony didominasi dengan penggunaan bunyi-bunyi vocal. Efoni biasanya untuk menggambarkan perasaan cinta atau hal-hal yang menggambar kankesenangan lainnya.

Contoh efoni antara lain : berupa kombinasi bunyi-bunyi vokal (asonansi) a, e, i, u, o dengan bunyi-bunyi konsonan bersuara (voiced) seperti b, d, g, j, bunyi liquida seperti r dan l, serta bunyi sengau seperti m, n, ny, dan ng.
Bunyi anamatope
Bunyi anamatope disebut sebagai lambang rasa, merupakan bunyi yang menghadirkan bunyi-bunyi makhluk hidup, alam, inatang dan sebagainya. Misalnya saja ringkik kuda, lenguh kerbau, cit-cit ayam, gericik air, tik-tik hujan.

bukuTanahku
Bunyi dibedakan dua aspek :

a. Aspek Inheren
Ialah kekhususan bunyi a, o , atau p. Aspek ini disebut sifat bunyi atau bunyi indah( musicality,euphony)

b. Aspek Rasional
Ialah dasar irama dan guru lagu : nada (tinggi rendah), tempo (lama atau sebentar), dinamik (kuat atau lemah), ulangan (jarang atau tetap).
Dalam puisi bunyi dipergunakan sebagai orkestrasi, ialah untuk menimbulkan bunyi musik. Bunyi konsonan dan vokal disusun begitu rupa sehingga menimbulkan
bunyi yang merdu dan berirama seperti bunyi musik. Dari bunyi musik ini dapatlah mengalir perasaan, imaji-imaji dalam pikiran atau pengalaman-pengalaman jiwa

Di dalam puisi bunyi kata itu di samping tugasnya yang utama sebagai simol arti dan juga untuk orkestarsi,digunakan sebagai:
1) Peniru bunyi atau anomatope
2) Lambang suara (kleanksymboliek)
3) Kiasan suara (klankmtapthoor)

Lambang rasa dihubungkan dengan suasana hati, suasana hati ringan, riang, dilukiskan dengan bunyi vocal e dan I yang terasa ringan, tinggi, kecil. Bila pemakaian bunyi tidak disesuaikan atau dihubungkan dengan peniru bunyi, kiasan bunyi, dan lambing rasa, hanya sebagai hiasan dan permainan bunyi saja, tidak untuk mengintensifkan arti, maka tidak mempunyai atau kurang mempunyai daya ekspresi. Bahkan yang seperti itu akan mengurangi atau menghilangkan kepuitisannya
Dalam karya sastra aspek irama ( ukuran waktu atau tempo ) juga penting dalam persoalan yang lebih penting adalah menerangkan sifat-sifat irama baik dalam puisi atau prosa. Dalam puisi irama merupakan factor penting. Sedangkan dalam prosa, irama dipahami seperti irama dalam percakapan sehari-hari.

c. Intonasi
Intonasi atau lagu kalimat berkaitan dengan ketepatan dalam menentukan keras-lemahnya pengucapan suatu kata. Intonasi dan artikulasi sangat berkaitan dengan irama. Irama merupakan unsur sangat penting dan jiwa dari sebuah puisi. Irama adalah totalitas dari tinggi rendah, keras lembut, dan panjang pendek suara. Irama puisi tercipta dengan melakukan intonasi.
Ada 3 jenis intonasi dalam pembacaan puisi:
 Intonasi dinamik, yaitu tekanan pada kata-kata yang dianggap penting.
 Intonasi nada, yaitu tekanan tinggi rendahnya suara. Suara tinggi menggambarkan keriangan, marah, takjub, dan lain sebagainya. Sementara, suara rendah mengungkapkan kesedihan, pasrah, ragu, putus asa, dan lain sebagainya.
 Intonasi tempo, yaitu cepat lambat pengucapan suku kata atau kata.

Prolog

Pengertian dan Definisi Prolog dalam Karya Sastra. Prolog adalah istilah lain dari kalimat pembuka dalam karya sastra.  istilah Prolog dapat kita jumpai dalam berbagai buku cerita ataupun film dan drama. Prolog adalah bagian naskah yang ditulis pengarang pada bagian awal yang merupakan pengantar naskah yang dapat berupa dialog, kilas balik suatu peristiwa yang terjadi  atau dapat juga berupa keterangan dan pendapat pengarang tentang cerita yang akan disajikan. Dalam buku-buku non karya sastra Prolog mungkin hampir mirip dengan istilah Kata Pengantar

Pengertian Prolog
Prolog dalam suatu naskah biasanya berisi tentang perkenalan tokopengertian prologh-tokoh dan pemerannya, konflik yang terjadi dalam cerita, peristiwa penting yang menarik serta sinopsis cerita secara sekilas. Fungsi Prolog dalam suatu karya satra adalah sebagai pemicu rasa penasaran pembaca atau penonton. Meski prolog tidak bisa mewakili isi keseluruhan dari sebuah tulisan ataupun drama, tetapi biasanya kita melihat dan memvonis sesuatu berdasarkan kesan pertamanya. Ada sebuah buku yang memiliki prolog yang tidak menarik tetapi cerita yang di paparkannya secara keseluruhan sangat bagus. Ada pula karya sastra yang prolognya sangat menjanjikan tetapi kisah keseluruhan mengecewakan. Karena itu tidak semua karya sasrta memiliki prolog. Dan setiap pengarang di beri kebebasan untuk memutuskan apakah sebuah prolog perlu di sertakan dalam karyanya atau tidak.

Secara umum sebuah cerita dapat di bagi kedalam 3 bagian, yaitu Prolog, inti cerita dan epilog. Berikut ini adalah contoh prolog yang di sadur Dtebu.com dari noveletta berjudul Puisi Cinta Yang Hilang karya Meysha Lestari.

PROLOG PUISI CINTA YANG HILANG

"Sayang..." panggil Aldi sambil membuka pintu. Aku merapatkan tubuhku di balik kelambu. Dengan dada berdetak tak menentu. Untung nya curtain yang kupasang untuk menutupi jedela tempatku bersembunyi cukup tebal dan berwarna pekat. Hingga dapat kupastikan kalau dia, lelaki itu tak akan dapat menemukan diriku. Aku bernafas lega ketika kudengar suara pintu tertutup dan langkah kaki menjauh. Lega karena berhasil menghindarinya dan tidak perlu menatap matanya dengan rasa bersalah.

Beberapa hari ini, hatiku sedang galau, risau dan penuh risiko. Sedikit saja aku tidak bisa menjaganya... maka akan tercetuslah perang dunia. Lelaki yang membuka pintu tadi adalah suamiku. Satu-satunya pria yang berhak atas diriku, hidupku, tubuhku namun tidak hatiku. Meski dia telah menjadi suamiku, namun hatiku telah tersangkut pada orang lain. Dan orang lain itu tiba-tiba muncul kembali didepanku beberapa hari yang lalu. Membuat hidupku menjadi tidak menentu….”

Sherlock Holmes (Resensi Novel)

Judul Novel                       : Sherlock Holmes: Petualangan di Rumah Kosong
Penulis                              : Sir Arthur Conan Doyle
Penerjemah                       : Dion, Busyra, Amin
Tebal                                 : 320 halaman
Penerbit/cetakan               : Laksana/Cetakan I, 2014
ISBN                                 : 978-602-296-031-7
Harga                                : Rp 45.000,00

Ketika memegang buku ini dan bersiap membukanya, waspadalah! Jika yang kau harap adalah cerita detektif yang memecahkan misteri pembunuhan sadis, maka sebaiknya letakkan saja buku ini! Ya, ya, letakkan saja buku ini ketimbang kau kecewa. Tapi, jika kau menyukai teka-teki membingungkan dan ingin tahu proses bagaimana Holmes memecahkannya, kau akan menyukai buku ini! Yah, meski nanti mungkin kau akan mengeluh setelah mengetahui bahwa ternyata penjelasan dari Holmes “ternyata cuma gitu”.>>


Petualangan di Rumah Kosong adalah salah satu judul dari delapan kisah Sherlock Holmes yang tergabung dalam buku ini, dan tentu saja masih ditulis dengan sudut pandang orang pertama Watson. Mengutip kata pengantar dari penerbit, “Delapan cerita ini kami pilih atas orisinalitas dan keunikan kasus yang ditawarkan, serta pemecahan tak terduga yang digunakan oleh Holmes.”

Saya akan merangkum petunjuk tiap cerita, tapi tenang saja, saya akan tetap menyembunyikan jawaban teka-tekinya. Jadi, cobalah untuk memecahkannya!
Misteri Pita Berbintik-bintik>>
·    Helen Stoner tinggal bersama ayah tirinya, dr. Roylott. Saudari kembarnya, Julia, meninggal dua tahun lalu secara aneh, tepatnya dua minggu sebelum pernikahannya.>>
·   Sebelum Julia meninggal, kamar tidur dr. Roylott, Julia, dan Helen berjajar berurutan. Setiap dini hari, beberapa hari sebelum meninggal, Julia selalu mendengar suara siulan.>>
·      Dr. Roylott memelihara macan tutul dan monyet babon. Beliau berteman dengan orang-orang gipsi pengelana yang berkemah di lahannya.>>
·    Pada malam ketika Julia meninggal, Helen juga mendengar siulan, suara logam jatuh. Sebelum meninggal dengan wajah ketakutan dan tubuh kejang-kejang, Julia berteriak, “Ya Tuhanku! Helen! Ada pita! Pita bintik-bintik!” (hal. 20)>>
Pengendara Sepeda yang Misterius>>
·  Violet Smith adalah guru les musik privat bagi anak perempuan Tuan Carruthers.>>
·  Setiap akhir pekan, ia bersepeda sejauh 9 km untuk mencapai stasiun. Rute bersepedanya melewati jalan kecil yang sepi. Sudah dua minggu, setiap kali bersepeda, ada seorang laki-laki yang membuntutinya, tapi selalu menjaga jarak, dan tiba-tiba menghilang di belokan, padahal tak ada percabangan jalan.>>
·     Siapakah laki-laki itu? Apa yang dia inginkan?>>
Misteri Kamar Tertutup di Copper Beeches>>
·    Violet Hunter mendapatkan pekerjaan yang aneh, dengan gaji yang besar. Ia bertugas menjaga bocah kecil di rumah Copper Beeches. Tapi, selain itu, ia diminta melakukan hal-hal aneh yang diminta oleh majikannya. Berganti pakaian yang dipilihkan sang majikan, duduk dalam sebuah ruangan, membelakangi jendela, dan mendengarkan lelucon majikannya. Atau disuruh membacakan novel. >>
·    Suatu ketika, Violet tahu bahwa ada seorang pria berdiri di pinggir jalan, mengamatinya lewat jendela ruangan itu.>>
·     Violet mengamati bahwa ada satu kamar tertutup di lantai dua rumah itu. >>
Skandal Raja Bohemia>>

· Raja Bohemia terlibat sebuah hubungan dengan Irene Adler. Wanita itu mengancam akan menyebarkan foto mereka berdua, yang akan menimbulkan skandal dan membahayakan posisi raja. Raja sudah berusaha dua kali mencuri foto itu dari rumah Irene, tapi tak berhasil.>>
·  Bersama Watson, Holmes melakukan rencananya untuk mengetahui di mana foto itu disembunyikan. Tapi, baru sekali itu Holmes dikelabui seorang wanita.>>
Kasus Terakhir>>
Puncak persaingan sengit antara Holmes dengan penjahat genius, Profesor Moriaty. Mereka berdua sempat beradu kekuatan sebelum terjatuh bersama-sama ke jurang. Holmes menghilang (meninggal?) hanya dengan meninggalkan selembar surat untuk Watson.>>
Petualangan di Rumah Kosong>>
·   Ronald Adair meninggal akibat tembakan misterius. Saat meninggal, ia berada di dalam kamarnya yang terkunci dari dalam. Hanya jendelanya yang terbuka karena ia merokok. Saat tertembak, ia sedang menghitung uang hasil main kartu. Diketahui bahwa ia tergabung dalam beberapa klub kartu, dan terakhir kali ia bermain kartu bersama Kolonel Moran.>>
Perserikatan Orang Berambut Merah>>
· Wilson memiliki rambut merah asli yang menawan, sehingga Spaulding, karyawan toko pegadaiannya, mendorongnya agar melamar sebuah pekerjaan yang ditawarkan oleh Perserikatan Orang Berambut Merah. Berkat rambutnya, Wilson mendapatkan pekerjaan itu. Dia hanya diminta bekerja dari pukul 10 pagi sampai pukul 2 siang; pekerjaannya adalah menyalin Ensiklopedia Britannica secara manual.>>
·  Lalu, tiba-tiba perserikatan itu dibubarkan, yang artinya sesuatu yang besar akan terjadi.>>
Misteri Noda Kedua>>
· Holmes didatangi Perdana Menteri Inggris bersama sekretarisnya. Sebuah dokumen penting dan rahasia yang disimpan oleh sang sekretaris dalam kotak terkunci di kamarnya.>>
·  Salah satu dari tiga agen internasional yang dicurigai Holmes sebagai tersangka, meninggal karena dibunuh, pada malam yang sama dengan hilangnya dokumen itu.>>

Ketimbang versi terjemahan Anjing Iblis dari Baskerville yang saya resensi beberapa waktu lalu, terjemahan Petualangan di Rumah Kosong ini lebih nyaman dicerna, selain kesalahan penulisannya juga jauh lebih sedikit. Namun, saya terganggu dengan beberapa penulisan tahun kejadian, yang saya rasa tidak tepat. Kisah-kisah Holmes berlatarkan waktu akhir abad 19 sampai awal abad 20. Tapi, misalnya, pada Skandal Raja Bohemia, sang raja mendatangi Holmes pada tanggal 20 Maret 1988, dan Irene Adler lahir tahun 1958…. Hmm, mungkin seharusnya 1888 dan 1858? Karena kisah itu berlangsung setelah Watson menikah, dan di Kasus Terakhir (setelah Watson menikah juga), Watson menyebutkan tahun 1890-1891.>>

Saya juga menemukan kejanggalan lain, dalam kisah Perserikatan Orang Berambut Merah. Ketika Wilson mendatangi Holmes, ia menunjukkan iklan di koran tentang pekerjaan untuk orang berambut merah, dan koran itu bertanggal dua bulan yang lalu (27 April 1890). Wilson juga bercerita bahwa ia sudah bekerja selama delapan minggu sebelum tiba-tiba perserikatan itu dibubarkan. Berarti, seharusnya, tanggal pembubaran itu sekitar bulan Juni, bukan? Tapi, anehnya, tertulis tanggal pembubarannya adalah 9 Oktober 1890.>>


Meskipun begitu, saya tetap menikmati petualangan Holmes dan Watson, yang diceritakan secara aktual dengan sudut pandang Watson. Saya meringis beberapa kali, tiap Watson mencoba menarik kesimpulan dari petunjuk-petunjuk yang ada, tapi nyaris selalu gagal. Saya kagum akan tokoh Watson, yang tetap sabar dan setia menjadi sahabat Holmes satu-satunya. Padahal, kalau menurut orang lain, Holmes bukanlah sosok sahabat yang baik. Namun, di beberapa titik, saya menemukan bahwa persabatan mereka cukup manis.

Minggu, 15 November 2015

Karangan Deskripsi

Sebelum kita menulis karangan deskripsi, ada baiknya jika kita mengerti terlebih dahulu masin-maisng katanya. Karangan adalah karya tulis hasil dari suatu kegiatan seseorang untuk mengungkapkan gagasan dan menyampaikan melalui bahasa tulis kepada pembaca untuk dapat dipahami. Deskripsi adalah karangan yang berisi gambaran mengenai suatu hal atau keadaan, sehingga pembaca dapat seolah-olah melihat, merasakan, atau mendengarkan hal tersebut secara langsung. Jadi, karangan deskripsi adalah tulisan yang berisi suatu gambaran dari hasil suatu kegiatan seseorang untuk menyampaikan gagasan agar pembaca dapat seolah-olah  merasakan, melihat, atau mendengarkannya. 

Ada empat jenis karangan yang sering dibuat oleh seseorang, yaitu karangan narasi, deskripsi, dan eksposisi. Untuk kesempatan ini akan khusus membahas tentang contoh karangan deskripsi dan penjelasannya. Karangan deskripsi memiliki empat ciri yang harus diperhatikan yaitu memberikan gambaran tentang suatu benda, tempat, peristiwa, atau suasana, penggambaran dilakukan dengan melibatkan panca indra, mempunyai tujuan seolah-olah orang lain/ pembaca dapat merasakan, mendengar, dan melihat apa yang dideskripsikan oleh pemnulis, dan memberikan penjelasan mengenai objek yang dideskripsikan (warna, ukuran, sifat, dll).


Karangan deskripsi memiliki tiga struktur teks yang digunakan untuk menyusunnya yaitu identifikasi, klasifikasi/ definisi, dan deskripsi bagian. Selain itu, karangan deskripsi dibagi menjadi enam jenis deskripsi yaitu, tempat, orang, binatang, objek/ benda, peristiwa, dan suasana (waktu atau hati). Berikut contoh karangan deskripsi lengkap:
Contoh Karangan Deskripsi dan Penjelasannya
1. Deskripsi tempat
Deskripsi tempat atau lingkungan ini memiliki beberapa kosakata, yaitu lokasi (dialiri sungai, dekat stasiun, tepi sungai, dekat terminal), keberadaan (disana terdapat dan berdiri sejak), ciri-ciri khusus (udara, letak daerah strategis, tinggi/ rendah), dan posisi (sebelah kanan/ kiri, dekat dengan, dan beberapa meter dari).
Contoh karangan deskripsi tempat (Pantai Parangtritis):

Pemandanan Pantai Parangtritis Yogyakarta sangat mempersona. Sebelah kiri pantai terlihat tebing yang sangat tinggi, sedangkan sebelah kanan kita bisa melihat ada batu karang besar. Batu karang besar itu seolah-olah siap menjaga wisatawan dari gempuran ombak yang datang setiap waktu. Deburan ombak terlihat sangat indah, suaranya, bahkan ketika air laut menyapu pasir dipinggir pantai. Warna kecoklatan pasirnya terlihat sangat jelas ketika terkena terik matahari. Banyak wisatawan yang datang ke pantai Parangtritis. Selain itu, wisatawan yang datang dapat merasakan kesejukan udaranya dengan menaiki kuda yang siap untuk disewakan. Sepanjang pantai juga terdapat banyak pondok-pondok santap yang menyiapkan berbagai macam hidangan siap saji maupun pesanan.  

2. Dekripsi orang
Dalam menulis deskripsi orang ada beberapa kosa kata yang dapat digunakan agar memudahkan kita dalam membuatnya. Kosa kata dalam deskripsi orang adalah bentuk wajah (ciri-ciri wajah), bentuk rambut, bentuk tubuh, warna pakaian, watak, kebiasaan, dan tingi badan. 
Contoh karangan deskripsi orang :
Wanita itu duduk sendirian di taman kota. Dengan wajah kusam, dia seakan kebingungan. Rambut yang panjang terurai membuat wajahnya hanya sedikit terlihat. Kulit sawo matangnya terlihat eksotik saat terkena sinar matahari. Sudah hampir satu jam dia duduk sendirian di sana. Dari samping terlihat hidungnya sedikit mancung, perkiraan tingginya tak lebih dari 160cm. Dia memakai seragam sekolah SMA. Dia masih memakai tas dan sepatu. Dia lebih tepat seperti seseorang yang sedang membolos sekolah. Sesekali dia terlihat meneteskan air mata. Tangannya gemetar dan sesekali mengusap air matanya. Orang lain yang melihatnya pasti akan berpikiran bahwa dia wanita yang sedang dalam masalah dan cengeng. 

3. Deskripsi binatang/ tumbuhan
Deskripsi binatang/ tumbuhan memiliki beberapa kosa kata yang perlu diperhatikan dalam penulisannya, yaitu jenis, ukuran, tempat hidup, jumlah anggota badan, ciri daun/ bunga/ buah/ akar, penampakan fisik, dan warna bulu.
Contoh karangan deskripsi binatang, hewan, atau tumbuhan  :

Andi begitu senang saat ibunya membelikannya seekor anak kucing. Andi mulai mengamati kucing barunya yang masih di dalam kandang. Bulunya yang lembut berwarna dominan hitam. Kucing itu seperti memakai kaos kaki, karna di keempat kakinya berwarna putih. Bola matanya berwarna agak kehijauan sangat indah. Pancaran matanya seakan-akan mengajak kita untuk bermain bersama. Telinganya yang kecil semakin terlihat lucu ketika bergerak-gerak. Ekornya yang belum panjang sesekali dikibas-kibaskan seakan memberi isyarat untuk mengajak bermain.

4. Deskripsi objek/ benda
Dalam penulisan deskripsi objek/ benda ada beberapa suku kata yang perlu diperhatikan yaitu ukuran (luas, tinggi, panjang, lebar, dalam, berat, dan isi), bentuk, warna, tekstur, pola, dan dekorasi, motif, bahan, posisi bagian tertentu, dan nilai, mutu, dan keguanaan. 
Contoh deskripsi objek atau benda:

Aku senang sekali ketika di hari ulang tahunku, ibu membelikanku sebuah replika robot bumblebee. Tinggi robot itu kira-kira 30cm. Bentuknya sangat mirip dengan aslinya. Warna kuning mendominasi robot itu. Warna catnya yang mengkilat membuat robot itu seolah-oleh nyata. Catnya juga sangat halus jadi saat menyentuhkan membuatku tak ingin menyakitinya. Detail robot juga sangat terlihat jelas dari tiap lekuk badan robot.


5. Deskripsi kejadian/ peristiwa
Dalam penulisan deskripsi kejadian atau peristiwa ada beberapa kosa kata yang digunakan, yaitu kata hubung waktu (setelah, sebelum, dan pada saat), kata hubung sebab-akibat, dan kata hubung kontras (meskipun, sebaliknya).
Contoh deskripsi kejadian :

Sebelum gempa yang terjadi di Yogyakarta pada tahun 2006 itu, terjadi letusan gunung berapi sebanyak 10 kali. Namun, ternyata gempa tersebut bukan berasal dari letusan gunung merapi, melainkan berpusat di laut selatan pantai Parangtritis. Gempa tersebut disebabkan oleh lempengan bumi dasar laut yang mulanya renggang mulai menyatu. Meskipun demikian, gempa yang berpusat di laut tidak menyebabkan terjadinya stunami. 

6. Deskripsi suasana hati
Dalam penulisan deskripsi suasana hati ada satu kosa kata yang perlu diperhatikan yaitu menggunakan pilihan kata dan kejujuran.
Contoh :

Rani sangat kecewa ketika melihat nilai rapotnya yang memiliki warna merah. Dia menangis dan melambiaskan kekecewaannya dengan berteriak-teriak di dalam kamarnya. Dia kesal, sedih, juga kecewa karena terlalu banyak bermain dia sampai lupa kewajiban utamanya adalah belajar. Rani juga bingung bagaimana dia menjelaskan hasil rapot itu kepada orangtuanya. Dia takut ayahnya akan memarahinya dan mengurangi uang jajannya. Karena takut rani mondar-mandir di dalam kamar dan mengunci pintunya. Rani sadar betul itu kesalahannya, jadi beberapa saat kemudian dia berpikir untuk berterusterang pada kedua orangtuanya.

Minggu, 18 Oktober 2015

KETIKA WAKTU TELAH BERLALU (CERPEN)

Karya Adeline Suriadi

Aku memandangi kamar ini untuk kesekian kalinya. Yang tergambar dalam benakku sangatlah jelas dan tidak berubah. Aku teringat kenangan-kenangan bersamanya, kenangan yang tak akan aku lupakan begitu saja. Aku teringat bagaimana ia selalu ada di sampingku saat senang maupun susah, karena ia selalu mengerti bagaimana membuatku tersenyum.

Aku seperti dihantam sesuatu. Aku tahu, ini menyakitkan, tetapi aku harus kuat sebagaimana ia berpesan. Ya! Aku tidak akan lagi bertemu dengannya, dihibur olehnya. Bayangan singkat kehidupanku dengannya kembali tergambar jelas, seperti di depanku terdapat sebuah proyektor yang menampilkannya.


Ketika Waktu Telah Berlalu
Bayangan itu membawaku ke saat-saat dimana aku dan dia pertama kali berkenalan saat aku keliru menaruh barang-barangku di dalam lokernya. Dia tertawa, aku tertawa. Aku menanyakan namanya dan dia menanyakan namaku. Pada saat kenaikan kelas, kami memasuki kelas yang sama.

Kami semakin akrab dengan tempat duduk kami yang diatur berdekatan. Baru aku tahu saat itu bahwa rumahku dan rumahnya hanya berbeda beberapa gang. Ia pun tidak jarang datang ke rumahku untuk mengerjakan tugas. Aku ingat sekali bagaimana saat itu, kami tidak mengerjakan tugas melainkan ke taman dan mengukir nama kami berdua pada sebatang pohon. Kami menambahkan ‘Best Friend Forever’ di bawah nama kami.

Saat lelaki yang sedang kusuka berpacaran dengan perempuan lain, ia menghiburku, merangkulku dan melontarkan candaan-candaan yang membuatku tertawa. Ia tahu apa yang kurasakan walaupun aku tidak mengatakannya. Ia bahkan tahu lelaki yang kusuka walaupun aku tidak pernah menceritakan apapun kepadanya. Ialah yang menjadi alasan mengapa aku dapat kuat hingga detik ini.

Bayangan itu dengan segera berganti ke saat-saat dimana aku sangat panik karena melupakan tugas yang harus dikumpulkan keesokan harinya. Aku menelponnya, dengan harapan ia dapat menenangkanku. Ternyata benar, ia menenangkanku dengan datang ke rumahku dan membantuku membuat tugas hingga selesai, padahal saat itu hari sudah gelap dan kami menyelesaikannya tepat pada saat ayam berkokok pertama kali. Di sela-sela mengerjakan tugas, ia juga sabar mendengarkan cerita-ceritaku tanpa kuberikan kepadanya kesempatan sedikit pun untuk berbicara.

Aku kembali menyapukan pandanganku dan melihat satu lembar tiket konser Miley Cyrus, penyanyi luar Indonesia yang paling kami kagumi. Aku mengambilnya dan lagi-lagi pikiranku dipenuhi oleh bayang-bayang. Saat itu, kami duduk di kelas 2 SMA dan sedang menjalani ulangan akhir semester I, lalu kami mendapat kabar bahwa Miley Cyrus akan mengadakan konser di Jakarta. Kami sangat senang sekaligus bingung bagaimana caranya untuk menonton konser tersebut, karena pastinya kami tidak diizinkan.

Aku ingat sekali bagaimana kami menyusun rencana hingga akhirnya kami mendapatkan kesepakatan. Kami pun membeli tiket konser tersebut dengan uang hasil tabungan kami. Tetapi saat hari konser, entah dorongan darimana, aku mengubah rencana dan bersikeras untuk tetap menjalankan rencana yang kubuat. Ia pun dengan sabar menyetujuinya dan kami menjalankan rencana yang kubuat.
“Kau mau ke mana?” tanya papaku saat itu.
“Aku mau ke rumah Iva, Pa.”
“Jangan bohong, Ta, tadi waktu papa ke luar, papa lihat Iva dengan tasnya, kelihatannya dia mau pergi. Papa tahu kau merencanakan sesuatu.”

Begitulah pada akhirnya, karena aku, kami tidak jadi menonton konser Miley. Aku tahu, Iva sangat marah kepadaku. Aku tahu, ia akan benci sekali padaku dan tidak akan percaya pada kata-kataku lagi. Atau mungkin, itu hanyalah perkiraanku.

Nyatanya, setelah kejadian itu, ia tidak menyinggung kesalahanku. Ia malah menguatkanku karena ia tahu bahwa sebenarnya aku sangat ingin menonton konser tersebut.
“Ta, sabar ya! Nanti setelah ulangan akhir ini kita cari-cari konser Miley lagi, sampe ke luar kota pasti dibolehin kok! Sekalian liburan, sekalian nonton konser.”

Ia sama sekali tidak menyalahkanku. Ia sama sekali tidak mencoba untuk mengguruiku. Aku sangat bahagia telah mengenalnya.

Tetapi aku tidak menduga, bahwa kata-kata yang ia janjikan padaku tidak akan pernah ditepatinya. Bukan, bukan karena ia tidak mau, tetapi keadaan telah sepakat untuk menyiksanya.
“Ta, aku harus pergi ke Singapore, aku harus berobat ke sana. Aku sakit, kanker otak.”
“Kamu pasti bercanda…”
“Aku serius. Tetapi, aku akan berusaha untuk kembali ke sini, kok. Aku janji kita bisa ketemu lagi.”

Sejak kepergiannya, kami rutin bertukar e-mail, sekedar menanyakan kabar hingga bercerita yang macam-macam. Saat itu sangat menggembirakan, hingga aku menyadari bahwa waktu sangat berharga. Aku tidak tahu kapan kami akan berpisah. Aku tidak menanyakannya karena aku tahu, itu semua hanya akan memperburuk keadaan. Biarlah hari demi hari berlalu, dengan matahari yang masih menerangi bumi. Biarlah jarak mengambil alih, karena aku tahu, semua akan indah pada waktunya.
“Ta…”

Kudengar seseorang memanggil namaku, seseorang dengan suara bariton yang khas. Mario, kakak laki-laki Iva yang belakangan menjadi sahabatku, lebih dari sahabatku lebih tepatnya. Ia sudah kuanggap sebagai kakakku sendiri. Ia pun sudah menganggapku sebagai adiknya sendiri setelah ia kehilangan Iva.

Aku tahu, di antara kami, orang-orang terdekat Iva, kakak laki-lakinya-lah yang paling kehilangan, karena ia dan Iva telah bersama sejak kecil. Mario, kakak yang tegar dan selalu menemani Iva saat ia berobat. Mario, kakak yang setia sampai-sampai ia pindah kuliah ke Singapore untuk mendampingi Iva dalam menjalani masa kritisnya.

Aku tidak habis pikir, seseorang sebaik Mario harus menjalani cobaan yang begitu berat. Apakah ketidakadilan di dunia begitu kentalnya sehingga harus menyiksa semua orang yang benar dan menyenangkan semua orang yang salah? Apakah mungkin balasan untuk semua orang benar akan diterima setelah mereka mendapatkan kehidupan yang kekal? Kuharap begitu.
“Ta, kangen sama Iva?” kata Mario mencegah pikiranku untuk berkelana terlalu jauh.

Aku hanya tersenyum, mewakili perasaanku sebenarnya.
“Relakan dia, jangan jadikan kepergiannya sebagai beban dalam hidup. Yakinlah, ia sedang menyiapkan sesuatu yang terbaik di atas sana, bagimu, bagiku, bagi semua orang yang disayanginya. Ia telah sampai di ujung dunia, Ta. Bila saatnya tiba, kita juga akan sampai di sana dan kembali bertemu dengannya. Aku yakin, saat sampai di sana, persiapannya telah selesai. Kau akan menemukan apa yang kau butuhkan, sahabat, keluarga, saudara, dan semuanya abadi, selamanya.”

Aku kembali tersenyum dan membiarkan diriku dirangkul oleh Mario.
“Kak, aku boleh minta sesuatu?”
“Tentu.”
“Jangan pernah tinggalkan aku, ya…”

Mario tersenyum dan perasaanku tenang seketika. Saat itu juga aku sadar, hidupku dikelilingi orang-orang yang baik, karunia dari Tuhan. Dalam hati, aku bertekad untuk memulai hidup yang baru, lembaran pertama dalam sekuel buku yang berjudul kehidupan. Lembaran pada buku pertama telah terisi sampai lembaran terakhir, dipenuhi tentang kenanganku dengan Iva. Saat ini, aku siap memulai lembaran baru pada buku yang baru, dan aku sudah tidak sabar, apa yang akan kuhadapi setelah ini. Aku akan menjalani lembar demi lembar dengan sikap yang baru, Tata yang telah berubah.
*****

PROFIL PENULIS
Nama : Adeline Suriadi
TTL : 7 Februari 1997
Facebook : Adeline Suriadi
Twitter : @AdelineeS